Wine merupakan anggur hasil dari fermentasi. Wine sudah dibuat sejak ribuan tahun lalu. bahkan wine dipercaya juga dikonsumsi oleh para Nabi. minuman ini juga disebut di salah satu kitab suci. namun, dalam hal ini saya tidak membahas tentang sejarah wine itu sendiri, mungkin sudah banyak yang menulis nya. namun filosofi dan sejarah wine patut untuk diketahui. karena ada semboyan, bila kita meminum wine, maka kita meminum suatu sejarah. sejarah tersebut adalah tentang anggur sebagai pembuat wine itu sendiri maupun sejarah para pembuat wine yang sudah dibuat secara turun menurun. karena masing-masing pembuat mempunyai ciri khas dan karakter yang berbeda-beda dalam membuat dan meilih suatu varietas anggur tersebut.
Secara pribadi saya mengenal wine sudah cukup lama. tapi yang saya kenal dan pernah minum waktu dulu adalah wine "grassroot" yaitu anggur cap orang tua. namun saya tidak mengetahu asal usul dari wine tersebut. apa benar terbuat dari anggur atau apa. yang jelas disebut istilah anggur. Setalah sekian lama dan pernah mengkonsumsi alkhol. akhirnya saya melirik wine. yang membuat saya tertarik pertama kali adalah aneka rasa dan macamnya. hal ini membuat saya menjadi penasaran untuk mengetahu lebih jauh tentang wine.
Setelah saya baca-baca berbagai informasi dan artikel. ternyata mengenal wine cukup sulit juga. bahkan ada teknik untuk merasakan dan meminumnya. saat ini pun saya masih amatir dalam mengenal apakah wine tersebut enak dan berkualitas. namun hal itu bagi saya subyektif. artinya bila saya rasa itu enak, maka saya akan bilang bagus. dan pada akhirnya, wine pertama yang saya beli adalah anggur berjenis pinot noir. yang kebetulan saya belu ketika singgah di airport singapore. mungkin ini yang membuat saya jatuh cinta. kecocokan pada rasa pinot noir yang soft sangat cocok bagi pemula seperti saya. Namun dilain sisi, kebetulan saya sudah sering mengkonsumsi alkohol dalam bentuk lain. rasa pinot noir terasa sangan lembut dan tidak nampol. Akhirnya saya memcoba membeli wine kedua dan saya tidak ragu-ragu untuk membeli wine sekelas premium namun harga masih reasonable. Wine dari perancis menjadi buruan saya, dengan bantuan seorang Sommelier di toko wine saya mencoba jenis anggur, cabernet sauvignon. namun, wine dari france telah di blend dengan jenis anggur lain nya. Dan setelah saya coba, saya takjub pada warna, aroma dan rasa nya yang kompleks yang membuat lidah saya tak berhenti tuk mencicipi nya.
Pilihan ketiga, masih di jenis red wine. karena saya jatuh hati pada wine ini. Sommelier menjadi petunjuk buat saya. dan wine chile menjadi pilihan dengan anggur jenis carmenere, Concha Y Toro. Dan kembali menakjubkan saya. wine ini berasa alon-alon asal kelakon. yang sangat berasa dan nendang. Dan pilihan ke empat, saya mencari anggur jenis shiraz yang menurut informasi shiraz dari Barossa Valley Australia merupakan varietas yang sangat baik. Setelah mencari di berbagai toko wine, akhirnya saya menemukan Wine tersebut, yaitu produksi Peter lehman eigthsongs Shiraz Barossa Valley tahun 2004. ini juga masuk wine premium. Rasa yang saya temukan juga membuat saya jatuh hati lagi. tidak menyesal setelah memilah milih wine shiraz yang akan saya beli.
Dilain itu, telah saya coba berbagai wine seperti merlot dengan produksi Penfolds Australia dan Shiraz Mollydooker yang juga berasal dari Australia. Wine australia cukup bersahabat dengan lidah orang Indonesia. yang memiliki rasa tannic yang sopan dan rasa fruity. Namun, setelah saya coba-coba dari berbagai jenis wine. sepertinya piluhan saya tertuju pada win dari France, khususnya Bordeaux. Wine ini sangat menggeliat dilidah dan rasa yang kompleks. Maka inilah buruan saya selanjutnya.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar